Home / cabai / pertanian / Cara Mudah Budidaya Cabai Keriting

Cara Mudah Budidaya Cabai Keriting

Budidaya cabai keriting pada dasarnya sama halnya dengan cabai merah atau jenis cabai lainnya. Kegiatan budidaya cabai keriting juga hampir mirip dengan jenis cabai lainnya. Cabai keriting juga membutuhkan proses pembudidayaan seperti pemilihan bibit, penyemaian bibit, persiapan lahan, dan perawatan tanaman. Cara menanam cabai keriting tentunya bisa dilakukan oleh siapa saja. 

Cara mudah dalam menanam cabai keriting

Cara menanam cabai keriting tentunya dimulai dari pemilihan bibit. Pemilihan bibit ini penting untuk mendpatkan tanaman cabai keriting yang berkualitas. Untuk memilih bibit cabai bisa membeli langsung di kios tanaman ataupun anda membenih sendiri. Untuk membenih cabai keriting sendiri anda bisa menggunakan cabai keriting yang tua yang telah beberapa kali panen sehingga menghasilkan benih yang berkualitas. Kemudian belah cabai tersebut dan keluarkan isinya. Setelah itu kemudian keringkan biji cabai tersebut.

Cara menanam cabai keriting selanjutnya adalah menyemai bibit. Untuk melakukan penyemaian sebaiknya mempersiapkan tanah dengan menggemburkannya terlebih dahulu. Tanah yang telah gembur dan siap untuk di tanami cabai keriting. Saat penyemaian ini dibutuhkan perawatan cabai keriting dengan menyiram secara rutin tiap hari sekali dan diberikan pupuk. Setelah tumbuh baru kemudian cabai bisa dipindah ke media tanam lainnya. Pada umumnya tanaman cabai yang siap untuk dipindah adalah yang telah memiliki dua kurang lebih 4 atau 5 helai. Biasanya waktu yang dibutuhkan kira-kira satu setengah bulan.


Teknik penanaman cabai keriting pada umumnya menggunakan jarak 60 x 60 cm. Selanjutnya tanaman di tanam di lahan yang telah disiapkan. Cara menanam cabai keriting dengan memasukkan bibit ke tanah atau ke media tanam seperti pot. Selanjutnya anda wajib menyirami secara rutin. Selain itu pemeliharaan tanaman ini juga penting. Tanaman cabai sangat rentan oleh serangan berbagai macam hama. Oleh karena itu perlu adanya perawatan yang intensif seperti menyemprot tanaman untuk menghindari serangan hama kuning ataupun memberikan pupuk agar buahnya lebat. Perawatan ini bisa dilakukan secara berkala. Pada minggu pertama setelah ditanam cabai diberikan pupuk kemudian setelah satu bulan disemprot dengan obat hama. 

Diberdayakan oleh Blogger.