Tips Dan Cara Ternak Burung Kacer Yang Mudah


Bagi para penghobi burung tentu sudah tak asing lagi dengan burung marpie robin atau yang lebih biasa dikenal dengan nama burung Kacer ini. Ada beberapa jenis atau varietas dari burung Kacer ini, dan yang paling banyak dibudidayakan adalah jenis Chopsycus schellarum atau kacer jawa serta Chopsycus saulary. Untuk membudidayakan burung kacer sebenarnya tak terlampau sulit dilakukan, pasalnya banyak peternak burung yang sukses membudidayakan burung kacer ini. Bagi anda yang tertarik dan ingin membudidayakan burung kacer, simak panduan singkat tips dan cara ternak burung kacer berikut ini.

Cara ternak burung kacer yang mudah


Untuk membudidayakan burung kacer sebenarnya cukup mudah, langkah pertama cara ternak burung kacer adalah membuat menyiapkan kandang untuk burung. Buatlah kandang dan siapkan juga beberapa pendukung misalnya pangkringan untuk kacer bertengger, wadah makan dan minum, tulang sotong, serta kolam kecil. Kemudian siapkan indukan burung berkualitas. Ciri indukan berkualitas misalnya tanpa cacat fisik, badan besar, gerakan enerjik, gesit, atraktif dan sorot mata tajam. Usahakan indukan yang disiapkan sedang dalam periode kawin atau berumur kurang lebih 10 bulan. Sedikit tips tambahan, usahakan indukan adalah burung yang sangat rajin berkicau


Langkah cara ternak burung kacer selanjutnya adalah penjodohan indukan yang telah masuk periode kawin. Campur indukan kacer jantan dan betina dalam satu kandang. Proses perkawinan tidak membutuhkan waktu lama. Setelah penjodohan, sebelum bertelur maka kandang harus tersedia tulang sotong. Nutrisi tulang sotong sangat baik untuk agar piyik tidak lahir cacat. Setelah bertelur, indukan akan mengerami telur selama 2 minggu. Setelah piyik menetas, sebaiknya tambahkan kroto serta jangkrik agar indukan betina bisa memberikan makan pada piyik tersebut.
Selanjutnya tahap meloloh yang membutuhkan waktu 3 sampai 4 minggu hingga piyik bisa makan dengan sendirinya. Sebaiknya Anda rajin menyediakan kroto, jangkrik maupun belalang di dalam kandang kacer tersebut. Selanjutnya adalah tahap mensapih piyik saat piyik sudah bisa makan sendiri. Setelah dipisah berikan makanan anak kacer dengan kroto, jangkrik, voor, maupun belalang. Demikian sedikit tips dan cara ternak burung Kacer yang mudah.
Deskripsi: cara ternak burung kacer sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dilakukan, agar sukses beberapa persiapan seperti kandang sampai dengan indukan sangat penting untuk diperhatikan.

Postingan populer dari blog ini

Cara Menyemai Padi Dengan Jaring Lebih Hemat Tenaga hingga 80%

Alternatif Ternak Kambing Tanpa Rumput