Home / burung / kacer / peternakan / Tips Budidaya Ternak Kacer

Tips Budidaya Ternak Kacer


Kacer merupakan jenis burung yang memiliki ciri bulu yang berwarna hitam yang kadang bercampur warna biru, memiliki bentuk tubuh yang mungil, dan memiliki kicauan yang merdu sehingga banyak para penghobi burung melirik untuk memelihara burung jenis ini. Ternak kacer menjadi salah satu langkah yang dapat anda pilih untuk menambah penghasilan selain untuk menyalurkan hobi anda dalam memelihara burung jenis ini. Jenis lain dari burung kacer adalah burung kacer jawa yang berbulu hitam dan bersuara nyaring, suara yang biasanya ia keluarkan adalah yang ia dengar dari bunyi-bunyian disekitarnya.

Selain kacer jawa, jenis lainnya yang tak kalah menarik adalah jenis kacer madagaskar yang memiliki warna bulu hitam kebiru-biruan, dan suara kicauannya juga tidak kalah dengan kacer jawa. Salah satu alasan yang dapat anda pegang teguh dalam memilih usaha sampingan ternak kacer adalah karena peminat burung jenis ini sangat banyak, selain itu juga harga pasaran yang tidak terlalu merugikan peternak burung kacer ini. Burung kacer juga menjadi primadona dalam berbagai kontes karena kemampuannya dalam berkicau sangatlah bagus, sehingga anda selain dapat melakukan ternak, anda juga dapat melatih kacer untuk siap dalam setiap perlombaan atau kontes burung.


Memilih Ternak Kacer sebagai Usaha Sampingan

Ternak kacer tidaklah memerlukan waktu dan perhatian yang berlebihan sehingga sangat cocok apabila dijadikan sebagai usaha sampingan. Hal pertama yang harus anda perhatikan dalam mengawali usaha ini adalah dengan memilih bibit unggul burung kacer. Bibit unggul dapat dilihat dari beberapa ciri , salah satunya yaitu tidak memiliki kecacatan pada tubuhnya, kemudian bentuk tubuh burung kacer yang panjang dan besar, selain itu burung kacer terlihat gesit dan energik, usahakan memilih yang telah berusia produktif yaitu kurang lebih 11 bulan.
Setelah anda memilih indukan kacer dengan bibit yang unggul, tahap selanjutnya adalah dengan memilih kandang yang akan menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi kacer. Kandang dalam ternak kacer bisa anda buat sendiri atau anda dapatkan dengan cara membeli dipasaran supaya lebih praktis. Pilihlah kandang yang berukuran 80x80x160 cm untuk memudahkan gerakan kacer di dalam sangkar. Dinding kandang sebaiknya terbuat dari anyaman besi ataupun dari kayu. Gunakan triplek atau kayu sebagai alas kandang. Lengkapilah kandang dengan tempat makan dan minum yang selalu dikontrol pemberian serta kebersihannya. Tempat bertengger kacer yang dapat anda buat dari ranting kayu, dan untuk kandang betina, perlu dilengkapi dengan sangkar sebagai tempat bertelur nantinya.
Antara kandang betina serta kandang yang jantan harus dalam kondisi terpisah, apabila waktunya telah tiba atau waktu birahi sudah ditunjukkan oleh burung kacer jantan maupun burung kacer betina, anda tinggal mendekatkan sarang kedua burung yang berbeda jenis kelamin tersebut. Dalam proses perjodohan ternak kacer ini memerlukan waktu kurang lebih lima hari, jika menunjukkan kecocokan, pindahkan pejantan ke dalam kandang betina dan biarkan mereka untuk melakukan perkawinan.
Dalam ternak kacer biasanya yang paling dilupakan adalah pakannya, apalagi dalam proses pengeraman setelah bertelur, berikan pakan yang berada sangat dekat dengan sarang tempat bertelur untuk memudahkan indukan memakan pakan. Pakan sebaiknya diberikan secara berkala dan juga dalam porsi yang lebih dan jangan lupa untuk memberikan konsentrat serta vitamin yang dilakukan sejak mulai masa perkawinan hingga masa pengeraman telur burung.
Description: Ternak kacer bagi anda penyuka burung dapat dijadikan sebagai ladang usaha sampingan yang memang tidak memerlukan banyak waktu serta perhatian yang extra yang dapat memberikan anda keuntungan yang lebih.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.