Ternak Belut Di Kolam Terpal Andalan Para Peternak


Ada berbagai cara dalam berternak belut, salah satunya adalah ternak belut di dalam kolam terpal. Cara ini banyak digunakan oleh para peternak yang memiliki skala besar. Dan biasanya para peternak yang menggunakan cara ini sudah memiliki pasar yang bisa diandalkan.
Namun anda yang ingin mencobanya di rumah jangan khawatir, karena anda juga bisa menjalankan usaha ini meskipun anda masih termasuk pemula. Hanya saja berternak belut dalam kolam terpal harus rutin ditengok agar kondisi air terjaga. Selain itu dalam berternak belut anda juga harus menyiapkan beberapa media untuk perkembangan belut seperti jerami, lumpur, batang pohon pisang (debog), kompos, air, dan mikroorganisme dekomposer.


Cara ternak belut di kolam terpal

Hal pertama yang perlu anda siapkan dalam budidaya belut di kolam terpal adalah tempat atau wadah yang kedap air seperti drum, bak beton atau bak batu bata. Untuk ukuran bak tergantung dengan kebutuhan, misalnya 2 x 1 x 1 m atau lebih. Sedangkan ukuran kedalaman sebaiknya dibuat antara 0,8 - 1 m, dan minimum 0,60 m. Dan untuk bahan dan alat yang diperlukan untuk ternak belut di kolam terpal adalah tanah yang berstruktur lumpur, seperti tanah yang terdapat pada sawah. Selain itu adalah jerami, pelepah pisang, bambu, pupuk kandang, air dan cangkul atau parang.
Cara membuat media untuk ternak belut di kolam terpal adalah jika anda sudah menutupi bagian yang sudah anda gali dengan terpal, isilah dengan tanah berlumpur setebal 10 cm. Kemudian berilah jerami di atasnya dengan ketinggian 10cm. Lapisi jerami dengan pelepah pohon pisang yang telah layu setinggi 10 cm. Setelah itu berilah pupuk kandang setebal 10cm. Dan berilah lagi tanah lumpur setebal 5cm, dan lapisan yang paling atas dibentuk miring agar bagian yang terendam air hanya 2/3 bagian. Agar bagian yang tidak terendam air dapat digunakan sebagai tempat bertelur.
Ternak belut di kolam terpal merupakan cara yang patut untuk anda coba, karena lahannya juga tidak memerlukan lahan yang luas. Anda hanya perlu memperhatikan tentang pakan, perawatan dan bibitnya saja. Jika tempatnya sudah tersedia, anda bisa memulai dengan memilih bibit yang baik untuk anda masukkan pada kolam terpal anda. Usahakan air yang digunakan pada kolam dalam keadaan mengalir. Dan usahakan air dialirkan sampai kedalaman 20 cm di bagian yang terdalam. Sebaiknya lapisan keseluruhan media ternak 50-60 cm. Itulah penjelasan tentang beternak belut pada kolam terpal, semoga dapat membantu anda yang ingin mulai beternak belut.

Postingan populer dari blog ini

Cara Menyemai Padi Dengan Jaring Lebih Hemat Tenaga hingga 80%

Alternatif Ternak Kambing Tanpa Rumput